di dunia internet, yang sering di share oleh orang indonesia kepada sesama netizen paling2 bokep, itupun cuma video 3GP, yang durasinya paling pol 8 menit dan adegan "gituan" yang nggak bermutu.
padahal, dengan internet ini seluruh penggunanya bisa mengakses informasi langsung dari depan komputer mereka. bayangkan pabila indonesia memberikan kontribusi yang cuup berarti dalam dunia internet, semisal menyumbangkan informasi tentang berbagai budaya, produk dalam negeri, atau semacamnya.
kekuatan media adalahsuatu hal yang telah diketahui mantan presiden Soeharto, yang hampir mengantarkan bangsa ini menjadi macan asia dalam bidang pangan dan hasil bumi. ayo kita teruskan perjuangan pahlawan terdahulu dengan memakmurkan neeri kita, biarpun lewat dunia maya...
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lain-Lain. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 01 November 2008
Jumat, 13 Juni 2008
Saran buat Semua calon Lulusan SMA

Nha, ini pasti saat-saat yang men-stress-kan buat para putih-abu-abu-ers, coz pada sibuk cari kampus, cari jurusan yang sekiranya berprospek wat dijadiin investasi ke depan, ke dunia kerja..
nha, kalo loe-loe yang baca blog ini sekitar tanggal belasan Juni, berarti beberapa dari ente-ente ini udah ada yang diterima ( bukan keterima, kalo keterima berarti ga sengaja dong.. wekekekee) di UGM, ITB, Unair, n PTN-PTS yang laennya denga jurusan yang - pada waktu kalian nyoba daftar dulu - kalian pikir terbaik bagi kalian.. n beberapa dari kamu-kamu ini mungkin aja ada juga yang belum dapet "pegangan"(minimal tahun depan ane kagak nganggur)
Nha, saran buat kalian semua..
- Bagi yang udah diterima di PTN-PTS tertentu, maka pilihlah sesuai hati nurani kalian (waduh, jadi kayak mottonya partai anu deh..), soalnya yang mau kulaih kan kalian, n yang nentuin masa depan kalian tuh ya kalian sendiri. Udah saatnya sekarang kamu-kamu berani mengambil satu keputusan yang nantinya kamu tanggung sendiri akibatnya, bisa aja akibatna positif, n ada juga akibat yang negatif.
- Buat kamu yang belum ditrima di PTN- PTS manapun, maka saya saranin ente-ente pada rajin belajar n banyak latihan ngerjain soal. begitu ada soal langsung disantap bareng temen-temen rame-rame, kalo perlu biar tambah enak kasih mi ayam putra solo..(walah, ga jadi belajar..). pilih jurusan dengan pertimbangan :[Pilihan 1 = jurusan apa yang kamu PENGEN tembus], terus [Pilihan 2 = jurusan apa yang kamu BISA tembus], n terakhir [Pilihan 3= jurusan apa yang kamu PASTI tembus (n ga terlalu sedih kalo akhirnya emang kuliah di jurusan itu) ]
- kembali ke poin pertama, wekekeheheheee..
- pikirin tentang baik buruknya kalo diambil n kalo dilepas. jadi satu malam kamu coba mendekatkan diri pada Tuhan, trus curhat sama Dia, trus sambil kamu pikirin ( di jadiin diagram plus minus kayak di bawah juga boleh...)kalo misalnya loe ambil ntar gimana, apa yang ente dapet n apa yang dikau lepas..
- pertimbangan untuk mengambil suatu jurusan tu banyak, makanya cari-cari kenalan kakak-kakak kelas yang sekiranya pinter nasehatin orang, bukannya ngebujuk anata( ini bahasa jepang nya "kamu") untuk ngambil univ. yang sama dengan dia. boleh aja dia nyaranin wat ngambil univ yang sama tapi loe harus musti kudu tahu positif negatifnya...
- cari info sebanyak-banyaknya tentang jurusan yang kamu dapetin wat pertimbangan diambil apa nggak..
- kalo kamu orang yang nurut banget sama kata ortu, ya sebaiknya diambil
- intinya, sekiranya pilihan you bikin tentrem n nyaman di hatimu untuk sekarang n selamanya, nggak dilarang sama "yang mbayarin kamu kuliah", prospek kerjanya bagus, n anta tetep teguh ( sudah memantapkan hati ) bakal menjalani susah senangnya di jurusan itu, ambil aja...
sekali lagi, ini cuma satu bahan pertimbagan yang mungkin kamu, ente, loe, you, anata, dikau, sampeyan, sliramu, bisa conTOH (bukan conTEK. kalo conTEK tu sama persis, kalo conTOH berarti nantinya kamu kembangin, gtu, All my beloved bro. n sist. ) buat ngambil keputusan..
Akhir kata, semoga kalian semua tetap dalam lindunganNya, keselamatan bersama kalian
NB, ni gambar yang tadi tak contohin:(eh ternyata tuh gambar keluar di atas, sori ya semua....ni ente kopi aja, trus diperbesar, coba ntar keliatan ga...ni pertama kalinya ane masukin gambar ke Posting sich...)
Rabu, 30 April 2008
Untuk Nisa Baek dan Bagus Meonglakan-bagian kedua
Caranya begini:
Pertama, cari keranjang berukuran 50 liter berlubang-lubang kecil (supaya bangsanya tikus tidak bisa masuk). Jangan lupa kalau membeli keranjang plastik ini berikut tutupnya.
Kedua, cari doos bekas wadah air minum kemasan, atau bekas wadah super mi, asal bisa masuk ke dalam keranjang. Doos ini untuk wadah langsung dari bahan-bahan yang akan dikomposkan.
Ketiga, isikan ke dalam doos ini kompos yang sudah jadi. Kalau sebelumnya anda tidak membuat kompos sendiri, anda minta saja ke teman anda yang punya persediaan kompos yang siap pakai ( atau busat sendiri dengan cara yang ditunjukkan di posting sebelumnya). Tebarkan kompos ke dalam doos selapis saja setebal kurang lebih 5 cm. Lapisan kompos yang sudah jadi ini berfungsi sebagai starter proses pengomposan, karena di dalam kompos yang sudah jadi tersebut mengandung banyak sekali mikroba-mikroba pengurai. Setelah itu masukkan doos tersebut ke dalam keranjang plastik.
Keempat, bahan-bahan yang hendak dikomposkan sudah bisa dimasukkan ke dalam keranjang. Bahan-bahan yang sebaiknya dikomposkan antara lain: Sisa makanan dari meja makan: nasi, sayur, kulit buah-buahan. Sisa sayuran mentah dapur: akar sayuran, batang sayuran yang tidak terpakai. Sebelum dimasukkan ke dalam keranjang, harus dipotong-potong kecil-kecil sampai ukuran 2 cm x 2 cm.
Kelima, setiap hari bahkan setiap habis makan, lakukanlah proses memasukkan bahan-bahan yang akan dikomposkan seperti tahap sebelumnya. Demikian seterusnya. Aduk-aduklah setiap selesai memasukkan bahan-bahan yang akan dikomposkan. Bilamana perlu tambahkan lagi selapis kompos yang sudah jadi.
Anehnya, doos dalam keranjang ini lama tidak penuhnya, sebab bahan-bahan dalam doos tadi mengempis. Terkadang kompos ini beraroma jeruk, bila kita banyak memasukkan kulit jeruk. Bila kompos sudah berwarna coklat kehitaman dan suhu sama dengan suhu kamar, maka kompos sudah dapat dimanfaatkan.
Catatan: khusus untuk komposter Keranjang Takakura ini, upayakan agar bekas sayuran bersantan, daging dan bahan lain yang mengandung protein tidak dimasukkan ke dalam doos. Mengingat starter-nya telah menggunakan kompos yang sudah jadi, maka MOL (mikroba loka) tidak digunakan.
Catatan untuk siapa saja yang baca ini terutama adekq yang baek, lucu n bubu….
Dek, ini panduan dari mas rahman untuk membantu kamu waktu presentasi karya ilmiahmu nanti.
1. Pertama, tunjukkan nama benda karya ilmiahmu
2. kedua, jelaskan asal mulanya kenapa kamu bikin keranjang ini. Tak kasih tahu yo, keranjang ini dibuat untuk mengatasi masalah sampah yang sering terjadi di rumah tangga yang sudah tidak punya lagi joglangan untuk menampung sampah-sampah organiknya
3. keunggulan keranjang takakura ini bias dilihat di http://keranjangtakakura.blogspot.com
kalo menurut bagus sendiri apa keunggulannya:
- tidak terlalu bau seperti joglangan biasa
- tidak mengeluarkan cairan berbau busuk ( yang aslinya bila dimikroskop akan terlihat bakteri-bakteri baik pengurai sampah), karena langsung diserap oleh tanah di dalam keranjang takakura untuk membuatnya menjadi gembur
- cocok untuk daerah perumahan yang sangat dempet sehingga tidak memungkinkan memiliki joglangan
4. terus, jelasin PRINSIP KERJANYA:
- keranjang takakura prinsipnya sama dengan joglangan, hanya saja dibuat lebih enak dipandang mata ( tambah-tambahono ben akeh). Sampah-sampah organic yang diasukkan ke dalam Keranjang Takakura ini dalam waktu sekitar 1 bulan akan dibusukkan oleh bakteri-bakteri baik pengurai sampah ( wujudnya adalah berupa cairan bau, biasanya disebut lindi ) yang akan mengubahnya menjadi tanah yang subur atau kompos
5. cara membuatnya kayak di atas
6. terus jelaskan biaya produksinya sekitar berapa
keranjang takakura sudah mulai dikenalkan di Surabaya dan Bali
udah kayak gitu yang bisa takbantu untuk si lakan. Ini tolong disebarkan kalo bisa.
( sekarang klik File, save as – en di flashdiskmu )
Untuk Nisa Baek dan Bagus Meonglakan
Membuat Starter ( Bakteri Pembusuk Pemula )
Pernah membuat kompos sendiri? Mudah sekali! Sampah rumah jangan dibuang keluar rumah. Untuk keluarga sedang beranggotakan 4 sampai 5 orang, biasanya rata-rata sampahnya 0,5 kg/hari, atau malah kurang.
Komposisi sampah tergantung dari pola hidup rumah tangga masing-masing. Ada yang plastik dan kertasnya banyak tetapi organiknya sedikit. Sebaliknya ada yang sampah plastik dan kertasnya sedikit tetapi organiknya banyak.
Pisah-pisahkan masing2 sampah, organiknya sendiri, plastiknya sendiri, kertasnya sendiri. Sampah kertas dan plastik dicuci bersih dan disimpan dulu di tempat yang aman. Dalam bab ini sampah plastik dan kertas tidak dibahas dulu.
Sampah organik dipisahkan dulu antara jenis yang mudah membusuk dan jenis yang tidak mudah membusuk. Kita akan membuat Mikro Organisme Lokal (MOL) dari sampah yang mudah membusuk, misalnya bekas sayur kemarin, dan sejenisnya. Sampah yang mudah membusuk ini dimasukkan dalam tong plastik (jangan tong kaleng logam nanti mudah karatan), lalu diberi air tidak perlu banyak, asal terendam saja. Kalau ada sisa air kopi atau teh manis atau sirop masukkan saja dalam tong MOL ini. MOL senang kepada yang manis-manis. Kemudian tong ditutup dengan tutup yang dilubangi kecil-kecil supaya MOL-nya bisa bernafas. Begitulah tiap hari kita kerjakan dari sampah produksi rumah tangga. Dalam tempo 5 hari, MOL ini telah bisa dimanfaatkan sebagai starter untuk membuat kompos secara murah meriah. Cairan MOL sebaiknya disaring dulu sebelum nantinya dipakai.
Nah, bagaimana perlakuan terhadap sampah organik yang agak lama membusuknya? Misalnya daun pisang, potongan wortel, kulit jeruk dan lain sejenisnya ini baik untuk bahan membuat kompos. Bila kurang banyak bisa ditambahkan bahan dari daun-daun yang ada disekitar kita, bisa juga rumput-rumputan. Porsinya bagaimana? Bahan kompos ini upayakan yang masih segar berwarna hijau berjumlah separoh bagian, dan bahan daun-daun kering berwarna coklat separoh bagian juga. Bahan-bahan ini kita potong-potong dengan ukuran maksimsum 3 cm.
Setelah cukup banyak, bisa kurang lebih setengah meter kubik, lalu potongan bahan kompos ini kita masukkan ke wadah, bisa kranjang, bisa juga malah karung yang ada lubang-lubang kecilnya. Lalu ambil MOL yang sudah jadi sebanyak 1 liter, tambahan air sebanyak 10-15 liter, dan kemudian disemprotkan ke bahan kompos yang tadi. Kemudian kranjang ditutup, atau bila menggunakan karung supaya karungnya diikat. Setiap 3 hari sekali dibuka, diaduk-aduk, tambahkan MOL dengan ukuran seperti tersebut di atas. Bila prosesnya benar, temperatur kompos yang sedang diproses tersebut bisa tinggi sampai 60 derajat Celsius. Dalam tempo 3 minggu paling lama sebulan, setelah temperatur turun, kompos telah jadi dan bisa dipakai untuk mengompos tanaman di rumah kita.
Rabu, 19 Maret 2008
Swagayugama - Pentas 5 Windu bagi.1
ni ceritanya tentang pentasnya Swaga yang menurutku, "Pertama yang Berkesan". Pentasnya digelar di Taman Budaya Yogyakarta, hari Selasa kemaren tanggal 18 Maret 2008 jam 19.00. Berkesan soalnya, dengan pentas ini aku jadi lebih deket ma mas-mas n mbak-mbak Swaga's. Berkesan karena pentasnya digelar hari selasa kliwon alias Aggara Kasih, seperti hari dimana aku dilahirkan.
Pentas ini cukup punya pengaruh di dalam hatiku, soalnya waktu menjelang pentas pikiranku lagi berkecauk. pasalnya, hari seninnya aq masuk kuliah dari jam 9 pagi sampe jam stgh 6 sore. capek banget, sementara jam 7 WIB( Waktu Indonesia Biasanya )nya aku harus berkendara lagi ke jalan mataram (20 menitan)wat Gladi Bersih.
Selaen itu, ada satu tugas yang masih bikin pikiranku ga tenang. Geomatika ada tugas suruh bikin peta kontur. aku udah ngerjain itungannya, tinggal rekan kelompokku yang berkewajiban menggambar di kertas milli-block gede. masalah yang jadi beban pikiranku, ada anggota kelompok yang kurang kredibel dalam ngerjain tugas, padahal hari selasanya dikumpulin. gimana otakku bisa tenang tuh...(maklum aja, aku ini orangnya agak ngebos )
ketika waktu menunjukkan pukul 20.30, gladi bersih baru dimulai( wajar, kan WIB = Waktu Indonesia Biasanya ). Soalnya pada waktu gladi bersih, bebrapa penari disuruh ngepas kostum sekalian dipake waktu gladi bersih, jadi agak bikin lama. masih ditambah panggungnya kehujanan, jadi harus nuggu agak kering dulu kalo mau mulai...
Waktu Gladi bersih, alhamdulillah penampilan Swaga cukup memuaskan. suntikan semangat baru muncul di haatiku, n tidurku cukup lelap setelah sampai di peraduanku pukul 01.15.
Selasa Pagi, jam 7.30 (12 jam menuju pentas), ada tanda-tanda ketidak-beresan dalam pengerjaan tugas Geomatika klompokku, soalnya aq dipaksa dateng pukul 7.30 . Waktu aq dateng jam stgh 9, wuaduduh, 'ini parah banget deh',pikirku. Waktu kuliah Geomatika pukul 9 s/d 10.40, emang sama pak Dosennya diperiksa. beberapa Kelompok udah bagus gambarnya, n beberapa malah lebih parah dari punya kami. Pak dosen yang baik hati pun maklum, n kami sekelas di kasih kesempatan lagi ngumpulin hari senen minggu depannya.
Pukul 11, kuliah ATRD, ngantuk buanget aq. Untungnya sama Seno aq diajak mbolos wat ngambil bukunya BP yang baru di perumahan doesn di Serturan. Setelah itu kuliah biasa sampe jam 3 sore(Statistika).
jam 4 aq sampe kosan, aq berniat tidur bentar biar ntar malem waktu pentas cukup fresh n meminimalisir kesalahan dengan bermain santai. eh malah ga bisa tidur. terlalu mikirin yang jelek-jelek. trus aku nonton kartun sampe jam 5 sore, n berangkat ke TBY...
(btw, tau g kenapa aq milih nonton kartun ? alasannya, kalo nonton gosip kan berpotensi menimbulkan dosa, sementara kalo nonton berita n film aq malah ga refresh.
Kalo nonton kartun tu kita kan ga perlu mikir berat, jadi tubuh kita bisa diem aja tanpa beraktivitas tapimata kita tetep terbuka n sadar apa yang terjadi di sekeliling tubuh kita. sedikit banyak itu juga termasuk refreshing..., setidaknya bagiku)
Sampe di TBY, langsung sibuk me-wiru jarik(jarik = kain-bawahan-persegipanjang Jawa, wiru= melipat salah satu ujung jarik selebar 3 jari sampai sebanyak 5 atau 7 lipatan) seperti biasanya kalo pentas di keraton. Abis shalat maghrib, langsung gabung ma mas-mas pengrawit wat nyiapin kostum pentas.(bersambung)
Pentas ini cukup punya pengaruh di dalam hatiku, soalnya waktu menjelang pentas pikiranku lagi berkecauk. pasalnya, hari seninnya aq masuk kuliah dari jam 9 pagi sampe jam stgh 6 sore. capek banget, sementara jam 7 WIB( Waktu Indonesia Biasanya )nya aku harus berkendara lagi ke jalan mataram (20 menitan)wat Gladi Bersih.
Selaen itu, ada satu tugas yang masih bikin pikiranku ga tenang. Geomatika ada tugas suruh bikin peta kontur. aku udah ngerjain itungannya, tinggal rekan kelompokku yang berkewajiban menggambar di kertas milli-block gede. masalah yang jadi beban pikiranku, ada anggota kelompok yang kurang kredibel dalam ngerjain tugas, padahal hari selasanya dikumpulin. gimana otakku bisa tenang tuh...(maklum aja, aku ini orangnya agak ngebos )
ketika waktu menunjukkan pukul 20.30, gladi bersih baru dimulai( wajar, kan WIB = Waktu Indonesia Biasanya ). Soalnya pada waktu gladi bersih, bebrapa penari disuruh ngepas kostum sekalian dipake waktu gladi bersih, jadi agak bikin lama. masih ditambah panggungnya kehujanan, jadi harus nuggu agak kering dulu kalo mau mulai...
Waktu Gladi bersih, alhamdulillah penampilan Swaga cukup memuaskan. suntikan semangat baru muncul di haatiku, n tidurku cukup lelap setelah sampai di peraduanku pukul 01.15.
Selasa Pagi, jam 7.30 (12 jam menuju pentas), ada tanda-tanda ketidak-beresan dalam pengerjaan tugas Geomatika klompokku, soalnya aq dipaksa dateng pukul 7.30 . Waktu aq dateng jam stgh 9, wuaduduh, 'ini parah banget deh',pikirku. Waktu kuliah Geomatika pukul 9 s/d 10.40, emang sama pak Dosennya diperiksa. beberapa Kelompok udah bagus gambarnya, n beberapa malah lebih parah dari punya kami. Pak dosen yang baik hati pun maklum, n kami sekelas di kasih kesempatan lagi ngumpulin hari senen minggu depannya.
Pukul 11, kuliah ATRD, ngantuk buanget aq. Untungnya sama Seno aq diajak mbolos wat ngambil bukunya BP yang baru di perumahan doesn di Serturan. Setelah itu kuliah biasa sampe jam 3 sore(Statistika).
jam 4 aq sampe kosan, aq berniat tidur bentar biar ntar malem waktu pentas cukup fresh n meminimalisir kesalahan dengan bermain santai. eh malah ga bisa tidur. terlalu mikirin yang jelek-jelek. trus aku nonton kartun sampe jam 5 sore, n berangkat ke TBY...
(btw, tau g kenapa aq milih nonton kartun ? alasannya, kalo nonton gosip kan berpotensi menimbulkan dosa, sementara kalo nonton berita n film aq malah ga refresh.
Kalo nonton kartun tu kita kan ga perlu mikir berat, jadi tubuh kita bisa diem aja tanpa beraktivitas tapimata kita tetep terbuka n sadar apa yang terjadi di sekeliling tubuh kita. sedikit banyak itu juga termasuk refreshing..., setidaknya bagiku)
Sampe di TBY, langsung sibuk me-wiru jarik(jarik = kain-bawahan-persegipanjang Jawa, wiru= melipat salah satu ujung jarik selebar 3 jari sampai sebanyak 5 atau 7 lipatan) seperti biasanya kalo pentas di keraton. Abis shalat maghrib, langsung gabung ma mas-mas pengrawit wat nyiapin kostum pentas.(bersambung)
Langganan:
Postingan (Atom)
